
Strength
In simplicity
An architectural style that emerged in the mid-20s is based in brute and unadorned use of concrete.
Named by the French term béton brut, or brute concrete, Brutalism became popular in the post-WWII era, when the need for affordable housing and public buildings led to the widespread use of concrete.
Brutalists are celebrated FOR their geometric forms and the use of concrete
Le Corbusier
Charles-Édouard Jeanneret, known as Le Corbusier, was a Swiss-French architect, designer, painter, urban planner, writer, and one of the pioneers of what is now regarded as modern architecture.
Alison and Peter Smithson
Alison M. Smithson and Peter D. Smithson were English architects who formed an architectural partnership and are associated with Brutalism, especially in architectural and urban theory.
Louis Kahn
Louis Isadore Kahn was an Estonian-born American architect based in Philadelphia. After working in various capacities for several firms in Philadelphia, he founded his own atelier in 1935.
⊕
Six most appreciated Brutalist buildings
Brutalism was also influenced by Bauhaus school, which emphasized functionalism and simplicity in design.
-
BALIBLOOD
Rooted in Blood. Raised by Bali. Brand Biography Didirikan pada tahun 2025 di Bali, BALIBLOOD adalah brand fashion bernuansa Bali yang menghadirkan wajah tradisi dalam pendekatan yang lebih modern, unik, dan relevan untuk generasi hari ini. BALIBLOOD memahami satu hal penting: budaya tidak harus kaku untuk dihormati. Tradisi tidak harus tua untuk tetap sakral. Karena…
-
BLACKWAVE: Identitas Baru Street Luxury dalam Dunia Eyewear
Di tengah ramainya industri fashion dan aksesori, muncul satu nama yang mulai menarik perhatian: BLACKWAVE. Brand ini tidak sekadar menghadirkan kacamata hitam, tetapi menawarkan identitas, karakter, dan gaya hidup yang kuat—perpaduan antara energi street culture dan sentuhan kemewahan minimalis. Desain Berani dengan Karakter Kuat Ciri khas BLACKWAVE terlihat jelas dari desain frame yang tegas, siluet…
-
BALI 2030: Antara Surga dan Simulasi
Beli disini Rp20.000 https://karyakarsa.com/Edsean/bali-2030-1139827 Sebuah peringatan dalam bentuk doa Bali sedang berubah. Doa menjadi tontonan. Kesucian menjadi dekorasi. Di antara dupa dan data, pura dan algoritma, Bali menatap dirinya sendiri — dan tak lagi mengenali wajahnya. Tahun 2030 mungkin dewa masih turun ke bumi, tapi manusia sibuk merekamnya, bukan menyembahnya. Ritual jadi konten, kesunyian jadi…
